Jumat Malam, 30 Juli 2010 saya mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Kafispolgama DKI dan Kagama DKI. Jam dikantor telah menunjukkan pukul 17.00 namun dikarenakan pekerjaan saya masih harus berkutat dengan data-data dari vendor. Akhirnya pukul 17.30 saya berhasil keluar dari kantor, dari TB Simatupang, saya langsung memacu kendaraan ini ke kantor Menpora yang berada di seputaran Senayan. Macet pun semakin larut kian parah, dimulai dari Citos sampai Trakindo, kemudian disambung lagi di warung buncit. Namun kendaraan ini terus saya membelah kemacetan yang menjadi sarapan bagi penduduk ibukota.

Sampai di perempatan Gatot Subroto, saya ambil jalan menuju senayan, lancar dengan sedikit macet di daerah semanggi, kemudian belok kiri menuju ke lokasi yang bersebelahan dengan gedung TVRI. Sesampainya disana, saya langsung memarkir kendaraan dan menemui panitia untuk konfirmasi kehadiran. Pukul 19.20 saya sampai juga, dan telah banyak alumni Gadjah Mada yang telah berkumpul, khususnya dari Fisipol.

” Sugeng rawuh.. “

” Daftar ulang dolo… “

Dipandu oleh mas Bambang Gundul dan Anang Batas, acara pun semakin ramai dan meriah, serta terlihat pula mas Gugun Gondrong yang hadir di malam itu (semoga semakin sehat mas Gugun, Semangat).

” mas Gugun dan duo MC kocak🙂 “

Suasananya pun teramat sangat khas jogja, ada bakmi Godog, ada angkringan pula. Ya angkringan mas Jabrik, sungguh luar biasa, seperti membawa miniature Jogjakarta ke Jakarta. Hidangan khas angkringan mulai dari sego kucing, kopi joss, wedhang jahe, gorengan dan tak lupa pula jadah bakar yang harum mewangi..saya cinta angkringan🙂

“Angkringan…aku padamu :)”

“jadah Bakar…”

“Bakmi Jogja”

“suasana semakin meriah”

Kurang lebih pukul 20.45, nampak Bang Andi Mallarangeng, datang ke acara, dengan setelah batik merah orange, dan tidak lupa pula Beliau didaulat menyanyi oleh duo MC kocak. Hadir pula Cak Imin serta Mas Roy Suryo, acara pun semakin ramai dan meriah. Dari pihak UGM nampak Bapak Dr. Pratikno hadir pula memberikan kabar kampus Fisipol yang rencananya akan dipugar menjadi lebih modern lagi.

“mas Roy Suryo dan Bang Andi”

“bersama Cak Imin”

“menjawab berbagai pertanyaan”

“mas Gugun dan Bang Andi”

Sekitar pukul 24.00, dikarenakan mata ini tidak dapat mehanan kantuk, akhirnya saya memutuskan untuk pulang, dengan banyak pengalaman luar biasa selama beberapa jam di Plasa Menpora. Semoga ikatan ini akan semakin kuat, dan akan menular ke semua fakultas di Gadjah Mada. Terima kasih untuk malam yang sangat luar biasa, dan memang benar Cintaku hanya untuk kampus Biru.

“maju teruss..”