Darah, merupakan penyokong kehidupan kita, tanpa darah tubuh kita akan menjadi lemah dan akhirnya berhenti beroperasi. Dikarenakan darah merupakan komponen yang sangat vital, yang mempunyai peran untuk membawa nutrisi dan asupan oksigen ke dalam organ-organ tubuh, jika darah yang beredar dalam tubuh jumlahnya sedikit, maka organ seperti otak jantung, hati akan kekurangan nutrisi, dan ujung-ujungnya akan mengakibatkan kematian. Jika hal itu terjadi, maka kita memerlukan pasokan darah dari luar, dengan jalan transfusi darah. Namun ketersediaan darah itu pastilah akan tetap ada jika kita sebagai seorang yang sehat bersedia untuk melakukan donor darah.

Adapun syarat-syarat untuk menjadi pendonor darah inilah :

  • Mempunyai umur 17 – 60 th.
  • BB minimal ialah 45 kg
  • Nadi 60 – 100 / Menit
  • Tekanan darah 100 – 180 mmHg (sistolik) dan 60 – 100 mmHG (diastolic)
  • Hb : lebih dari 12,5 /dl
  • Jarak minimal donor darah ialah minimal 75 hari, dikarenakan pada waktu ini darah sudah matang dan siap untuk didonorkan, jadi sebelum 75 hari setelah donor terakhir, kita tidak boleh melakukan donor darah, selain darah belum siap pakai, hal ini juga bisa berefek kurang baik bagi pendonor.
  • Keadaan Umum : bukan pecandu alkohol atau narkoba, tidak menderita penyakit jantung, paru-paru, hati, ginjal, kencing manis, penyakit darah, gangguan pembekuan darah, epilepsi, kanker, penyakit kulit kronis, kecuali diperbolehkan oleh dokter yang merawat.
  • Selama haid, hamil, menyusui, tidak diperkenankan donor darah, boleh donor setelah 6 bulan melahirkan, 3 bulan setelah berhenti menyusui.
  • Tidur malam sebelum donor darah harus cukup minimal 5 jam.
  • Sudah sarapan / makan.

Setelah dirasa semuanya cukup, maka bolehlah kita segera menuju ke PMI terdekat untuk melakukan donor darah. Dikarenakan setetes darah kita, sangatlah berarti untuk mereka yang membutuhkan.

mas aku itu pengen donor darah, semua syarat sudah terpenuhi, lah terus caranya donor darah itu bagaimana to mas?”

“kamu pergi saja ke PMI dekat tempat tinggalmu Le, aku kasih contoh saja, pas melakukan donor darah di PMI pusat yang letaknya di jalan Kramat Raya Jakarta Pusat ya Le”

Beberapa waktu yang lalu saya melakukan donor darah yang ke 21 di PMI pusat di Jl. Kramat Raya No. 47 Jakarta Pusat 10450, yang mempunyai nomer Telp. : (021)3906666 (Hunting) Fax. : (021) 3101107

“gedung PMI”

“selamat datang di PMI”

Adapun rangkaian proses donor darah itu sendiri ialah, mulai dari mengisi formulir yang telah disediakan oleh PMI, dimana kita akan disuruh untuk mengisi beberepa data yang harus kita lengkapi.

“bagian muka”

“pertanyaan yang harus kita isi”

“data diri pendonor”

Setelah mengisi donor dengan lengkap, terus langkah berikutnya ialah menimbang berat badan kita, setelah itu dilakukan pengecekan data dan pengambilan darah untuk memastikan bahwa kita siap untuk diambil darahnya, kadar hemoglobinnya sebagai indikator bahwa kita dalam kondisi sehat dan bugar. Pastikan bahwa kita cukup tidur dan makan sayuran yang cukup sebelum donor darah.

“diperiksa kadar Hemoglobinnya”

“Ruang tunggu”

Selanjutnya, kita akan diperiksa tekanan darah, nadi oleh dokter yang bertugas.

“diperiksa oleh Dokter”

“mencatat hasil pemeriksaan”

Setelah semuanya dinyatakan bagus, setelah proses ini selanjutnya darah kita siap untuk diambil, biasanya berkisal 250 sampai 350 CC. Walaupun jarumnya lumayan besar, namun rasa sakit yang kita rasakan pas di suntik jarum ini tidaknya begitu sakit, hanya seperti digigit semut saja.

“pengambilan darah”

Mungkin proses ini berlangsung sekitar 15menitan, setelah pengambilan darah selesai, kita tidak boleh menggerakkan tangan dengan akif terlebih dahulu, tunggu lah beberapa saat, setelah itu baru bisa kita gerakkan dengan bebas, jika hal ini tidak kita lakukan takutnya bekas luka tadi akan bocor dan darah pun akan keluar mengalir. Setelah itu, makan deh😀

“menu setelah berdonor”

Jadi? sudah siapkan anda untuk melakukan donor darah?