Kadang kala kita dihadapkan dengan berbagai macam persoalan hidup. Seperti masalah pribadi, masalah sekolah, masalah pekerjaan, masalah jodoh dan semua masalah yang ada dan menghampiri kita. Setiap individu pastilah berbeda dalam mensikapi persoalan yang datang, ada yang bisa dengan cepat dalam mengambil keputusan dan dengan sangat tepat keputusan tersebut diambil, namun tidak sedikit juga yang selalu takut untuk mengambil keputusan, padahal keputusannya tersebut sudah pasti benar. Sering kali pastilah kita terbentur dengan rasa takut dalam mengambil keputusan. Mungkin berikut ini berbagai pertanyaan yang sering datang dan menghampiri ketika kita akan mengambil sebuah keputusan penting.

“jangan-jangan nanti hasilnya akan jelek”

“bagaimana kalau aku mengambil hal ini, kedepannya tidak baik untuk karirku”

“aku tidak tahu, apakah akan aku ambil atau tidak, karena semuanya nampak meragukan”

Dan masih banyak lagi berbagai macam pertimbangan yang akan selalu mengganggu kita dalam pengambilan sebuah keputusan. Nah disinilah letak kekurangan yang harusnya tidak perlu kita lakukan, dikarenakan yang mengambil keputusan itu ialah diri kita, bukan ketakukan kita.

Ambil contoh masalah sederhana saja : ketika anda senang dengan seorang gadis, mau tidak mau anda harus mengungkapkan semua perasaan hati anda ke sang pujaan hati bukan? Namun ketika anda tidak mempunyai nyali, maka anda akan cenderung untuk menyimpan semua perasaan itu dalam hati anda. Takut salah lah, takut ditolak lah dan semua ketakukan-ketakutan tidak beralasan yang anda ciptakan sendiri, sebenarnya mawar itu sudah ada didepan mata anda, namun dikarenakan adanya kabut tebal yang mengitarinya maka anda tidak dapat melihatnya, apalagi ditambah dengan ketakutan anda untuk menyingkap kabut tebal itu. Saya pastikan jika ketakutan yang anda pilih maka saya yakin kedepannya anda akan kecewa. Kalo dari contoh diatas, pastilah anda tidak akan mendapatkan hati gadis itu.

Dari analogi sederhana dapat kita aplikasikan kesemua persoalan yang datang ke dalam hidup kita, pada prinsipnya ialah ketakukan kita yang cenderung dominan dalam mengambil sebuah keputusan, bukan diri anda.

Oleh karena itu, coba lah untuk merubah mind set anda, cobalah menjadi pribadi yang lebih berani dalam pengambilan keputusan, apalagi keputusan-keputusan penting yang datang dalam hidup anda. Tentu saja pengambilan keputusan itu juga harus didasari oleh berbagai macam pertimbangan serta dasar yang kuat, setelah itu take action. Do it by yourself.

Jangan pernah biarkan ketakukan anda yang mengambil sebuah keputusan, namun anda lah yang harus memutuskan semua itu.

~ths, sebuah cerita di mampang prapatan~