Komunikasi

Dalam kehidupan ini kita tidak akan bisa dipisahkan dari masalah komunikasi, entah itu di dalam keluarga, di lingkungan sekitar tempat tinggal, dilingkungan kerja maupun dimana pun kita menginjakkan kaki, pastilah kita tidak bisa lepas dari yang namanya komunikasi.

 

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti sama, atau dari istilah Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Adapun komunikasi itu sendiri dapat dilakukan secara verbal maupun non verbal. Individu jika ingin menyampaikan sesuatu gagasan/ sanggahan dll pasti dengan jalan mengkomunikasikan secara verbal, namun ada kalanya komunikasi ini bisa juga dilakukan dengan bahasa tubuh, seperti menggelengkan kepala, mengangkat bahu, mengerutkan dahi dll (oleh karena itu ada ilmu yang membahas mengenai bahasa tubuh ini)

Adapun komponen komunikasi menurut Laswell adalah:

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  3. Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  4. Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  6. Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”)

Selain itu, ada beberapa contoh model komunikasi, adapun model yang populer ialah:

  1. model komunikasi linear (komunikasi melalui device seperti: telephone, email)
  2. model komunikasi interaksional (komunikasi dengan tatap muka)
  3. model komunikasi transaksional (komunikasi dimana penerima maupun pemberi sama2 mempunyai tanggung jawab akan hasil pembicaraan)

Satu poin yang mungkin bisa disimpulkan ialah, dalam komunikasi itu haruslah ada tujuan yang bisa ditangkap oleh kedua belah pihak, baik pemberi informasi maupun penerima. Sebuah konflik bisa terjadi (dilingkungan keluarga, masyarakat, negara bahkan di dunia) dikarenakan ada komunikasi yang meleset (miss). Oleh karena itu walaupun mungkin merupakan hal yang keliatannya sangat remeh, akan tetapi mempunyai efek yang luar biasa. So, you have make a good communication to each other.

ths