“mas kok sampeyan bisa menulis to?”
“loh bukanya semenjak SD kamu sudah diajari nulis Le, pelajaran mengarang. lah saya sendiri juga tidak tahu, kenapa bisa nulis je Le😀.”

“loh itu nyatanya bisa menulis dengan sangat mudah, dan kalao saya lihat sampeyan itu bisa menulis sembari melihat televisi. sepertinya jarinya itu mempunyai mata.”
“halah semua orang pasti bisa melakukan itu semua. itu kan bukan sesuatu hal yang sangat luar biasa. lah wong cuman ngetik ga ngelihat saja kok hebat”

Saya menulis dikarenakan saya tidak ada pekerjaan, halah. Pada awalnya saya juga merasakan bahwa menulis itu teramat sangat susyah. saya masih ingat tulisan pertama saya, yaitu berjudul “matinya sebuah harapan”. Tulisan itu merupakan tulisan yang teramat sangat lucu bagi saya. Sebuah curhat colongan. Selanjutnya saya mencoba untuk menulis masalah yang agak keren, masalah energi, eh kok ndilalahnya ya cuma biasa saja, saya kirim ke kompas tidak dimuat. ah sial.

Namun, saya tidak pernah malas untuk sekedar mencoba menulis, dikarenakan dengan menulis kita akan bisa mengekspresikan diri kita serta kita bisa memberitahukan apa yang kita ketahui kepada orang lain. ya menulis dengan tema paling sederhana ialah mencoba untuk mendiskripsikan sesuatu. Masih bingung untuk memahami?

begini: bayangkan dihadapan anda semua ada wanita yang teramat sangat cantik, dan coba lah menuliskan mengenai wanita cantik tersebut. Saya yakin akan banyak sekali tulisan yang dihasilkan, seperti ada yang menulis coba kalau kamu menjadi pendamping hidupku, ada yang mendiskripsikan wanita tersebut mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut, dan pasti banyak lagi ide yang bisa keluar.

kadang dalam menulis kita perlu melihat sesuatu yang luar biasa. nah ketika kita melihat suatu peristiwa maka kita akan merekam itu semua, nah tinggal menuangkan kedalam sebuah tulisan.

mari menulis, kalo tidak menulis bagaimana pembaca bisa tahu peristiwa apa yang ingin kita sampaikan