Pena merupakan teman paling setia dalam kehidupan saya, dan karena pena pula saya bisa melakukan semua pekerjaan saya. Bagi saya,  pena merupakan hal yang paling berguna dan paling memberikan manfaat, karena saya tidak membutuhkan pedang maupun senjata untuk bertarung. cukup dengan Pena, mungkin seperti wartawan yang identik dengan Kameranya, Pena pun identik dengan saya. Dikarenakan pena merupakan barang yang sangat istimewa, maka saya pun selalu memilih pena yang pas dengan kebutuhan saya, pena lima warna: hitam, biru, hijau, merah serta pensil mekanik terbenam dalam satu kesatuan, tidaklah mahal hanya seharga 50 Yen saja.

“Not Just a Pen”

Pena sahabat ini telah menemani saya bertahun tahun lamanya, telah menjadi saksi beberapa proyek yang saya tangani dan menjadi saksi bisu nilai kuliah D saya. Saya untuk saat ini tidak akan bisa bekerja jika tidak ditemani pena 50 yen saya. Sebuah pena warna warni yang bisa menggoreskan berbagai macam warna dan makna. Entah sampai kapan saya akan berteman dengan Pena ini, 10 tahun lagi ataukah 5 hari lagi saya tidak tahu.

Tool ini telah melekat dalam diri saya, ketika pergi kemana pun saya bisa dipastikan juga akan membawa pena, kadang kalau tidak lupa membawa sebuah notes, ya ide itu kadang muncul ditempat yang tidak terduga dan mendadak, maka daripada itu kita memerlukan pena untuk mencatat.

walaupun sudah banyak teknologi untuk mencatat yang lebih canggih, namun pena tetap akan mewarnai hidupku, setidaknya sampai saat ini.