Ada sebuah momen yang menurut saya sangat luar biasa di Pulau Rambut. Kejadian yang bisa menunjukkan sebuah hubungan yang sangat harmonis antara manusia, alam dan burung. Saya lupa tidak sempat untuk menanyakan namanya, sebut saja pak Udin, dia orang yang bertugas di pulau itu.

Keseharian yang nampak sangat sederhana namun bersahaja. Ya, dari nya lah, saya diperlihatkan sebuah interaksi yang sangat manis antara burung bluwok dengan dirinya.

Karena saya lupa untuk mengabadikannya, disini saya coba untuk mendiskripsikan saja. Pada suatu siang pak Udin memanjang salah satu sarang dari bluwok tersebut, sebuah kamera digital 16 mp, tak lupa diikatkan dengan sebuah bambu untuk merekam kejadian itu, pada awalnya setelah naik dan berada di dekat bluwok tersebut beliau bicara mengenai spesies itu, ya bluwok itu tidak terbang menjauh, setelahnya dia pun memegang kaki bluwok itu dan masih saja, burung itu diam seribu bahasa. So sweet. Sayang untuk elang laut hanya ada fotonya saja.

Saya jadi teringat acara sejenis discovery channel, hampir mirip namun lebih sederhana. Sebuah interaksi antara manusia dengan makhluk habitat dimana dia berada.

Bapak tersebut secara tersirat mengajarkan kepada saya khususnya untuk selalu mencintai alam dan isinya, jagalah dalam buaianmu, sayangilah seolah dia pualam hatimu. Maka alampun akan mencintai semua ketulusanmu.

(Mari kita membiasakan diri untuk mengurangi penggunaan stirofoam, gelas plastik dan barang yang tidak mudah terurai ketika kita melakukan aktivitas sehari2, demi sebuah kombinasi hidup yang indah)