Run out of idea

Sering kali saya kehabisan ide untuk sekedar menulis, inspirasi itu benar2 kosong melompong. Bagi saya hal seperti ini seperti membunuh dan mematikan semua logika serta pikiran saya untuk lebih maju lagi. Terutama untuk mendapatkan dopamine otak saya, dan lebih diperparah lagi hal itu sering berefek ke muka saya menjadi kusut dan perlu di setrika. Ya its true.

Bagi saya menulis merupakan sebuah olahraga untuk otak saya, mungkin saja itu hanya sebuah tulisan bodoh, dummy, namun untuk menuliskan ide ke dalam sebuah tulisan memerlukan kombinasi khayalan yang kadang membuat otak ini berpikir extra keras. Banyak hal yang tentu saja saya lakukan untuk selalu mengaliri otak ini dengan ide, banyak membaca, banyak melihat lingkungan, namun kalau semua itu sudah tidak mempan untuk menumbuhkan ide, saya harus pergi ke tempat baru. Its happen when I goes to Rambut Island.

Kadang kala, kita mempunyai banyak ide, namun sangat susah bagi kita untuk mengkomunikasikannya dengan orang lain. Bagaimana orang lain bisa tahu ide kita jika kita tidak menyampaikan gagasan kepada orang lain? Saya masih ingat pada tahun 2008 saya masih tidak bisa menulis dengan lancar. Dolo sewaktu kuliah hanya sempat satu dua kali menulis, termasuk mengenai mesin fluida. But then it stopped. Walaupun hal itu terhenti, namun hati ini selalu meronta ronta ingin menulis. Akhirnya banyak novel saya lahap, banyak cerita fiksi saya lahap dan akhirnya putaran rantai di otak saya bisa berjalan dengan lebih mulus lagi.

Nah, ini baru dari saya, kalau misalnya dari teman2 semua bisa menuliskan gagasannya menjadi sebuah tulisan sederhana, barangkali aka nada banyak sekali tulisan yang berwarna. Yang simple sajalah.

Yang pinter masak bisa saja menuliskan resep masakan, terdengar bodoh? Tentu saja tidak, kalau hal ini yang muncul, maka anda belum pede dengan tulisan sendiri.

Yang pinter ngoprek gigi, bisa nulis cara merawat gigi.

Yang pinter ndongeng, bisa menulis dongeng

Yang pinter nulis puisi bisa menulis puisi

Yang pinter photograpy bisa menulis trik dan tip poto

Dan lain lainnya…

Kalau belum mau muncul juga tulisannya, sudahlah diskripsikan saja tempat tinggal anda, jalan menuju kantor, ketemu siapa saja, bagaimana mood anda, bagaimana hari anda. Pastilah akan banyak sekali cerita sosial yang bisa terekam dalam kejadian selama satu hari anda.

Berani menuliskannya?