Latest Entries »

Tergoda Gado-gado


Tebet merupakan surga makanan enak, dari makanan laut, baik ikan air tawar maupun air laut, berbagai jenis masakan ayam, gado-gado serta masih banyak makanan enak lainnya. namun saya akan mengulas sedikit mengenai gado-gado saja. Sudah banyak sekali saya mencoba untuk membandingkan gado2 di Tebet ini, kebanyakan memang berjualan dengan gerobag dorong, walaupun demikian jangan khawatir, rasanya ada yang lumayan enak. Entah mengapa, saya sangat menyukai masakan ini. Perpaduan bumbu kacang, sayuran serta telur yang di mix menimbulkan rasa yang sangat tasti di lidah saya. Dan mungkin juga ketika di Jogja saya sering sekali makan gado2 ini (gado2 teteg, gado2 sagan serta gado2 utara peternakan UGM). Mari kita coba saja gado2 di tebet. disini saya hanya mereview tiga tempat saja, mulai dari yang paling enak dan kurang direkomendasikan. 1. Gado2 paling enak nomer 1 Penjual gado2 ini berada di basement pasar ramayana. Simbok dan putra nya ini berjualan di tengah2 percetakan yang dominan di area itu. Dari depan pasar (pintu sebelah barat) cari jalan ke underground, kemudian masuk dan cari disebelah utara. Tapi perlu diingat ketika kita jajan pas jam istirahat akan banyak sekali antrian. Bumbu yang diracik Simbok sangatlah pas, baik dari segi campuran kacang, gula, garam dan bumbu lain, selain itu walaupun di uleg namun tingkat kehalusan bumbu sangat mantab. Dan yang paling menggugah selera ialah taburan bawang merah goreng yang sangat banyak banget. mantab. Selain itu kita juga bisa pesan es jeruk yang dibikin dari jeruk asli (2-3 buah jeruk diperas) whoala. its recommended place dude.

Harga: 15.000 rupiah sama telur

Es jeruk: 3000 rupiah

“gado-gado underground”

2. Gado2 nomer dua terenak

Letak penjual ini ada diseberang utara pasar ramayana depan BCA dekat dengan penjual buah. Yang berjualan ialah suami istri, sang suami meracik bumbu sedangkan sang istri meracik campurannya. Gado2 tempat ini merupakan gado2 pertama di tebet yang saya coba dan rasanya waktu itu sangatlah enak, sebelum mengetahui underground.Campuran bumbu pun sangat pas. Selain itu cita rasa sayuran juga sangat segar di mulut, walaupun masih kalah, namun saya merekomendasikan gado2 didepan BCA ini
Harga: 9000 sudah sama telur
“gado-gado depan BCA tebet”
3. Gado2 model Blora

saya kecewa dengan gado2 ini, selain harganya sangat mahal rasanya sangat tidak tasti. saya kurang tahu persis dimana letaknya dikarenakan hanya nitip OB kantor. namun secara keseluruhan saya kecewa dengan rasanya, terlalu manis dan aneh. Jika ada teman yang menawari untuk makan gado2 model blora di tebet saya merekomendasikan untuk tidak makan.
Harga 18.000
“gado-gado model Blora”
selain itu ada beberapa penjual gado2 yang kurang pas menurut saya (seperti bumbu kasar, rasanya kacau, dominan gula serta ada yang pure rasa kacang) di per4an depan pasar tebet serta depan kantor saya di Dr Soepomo Jaksel.
sudah kah anda bergado2 hari ini?
terima kasih

kira2 apa yang ada dalam pikiran anda ketika melihat gambar diatas?
coba saya tebak:
1. lapar
2. nasi goreng lengkap dengan telur, ayam, sosis dan beberapa lalapan.

Ya, itu mungkin kebanyakan yang akan menilai gambar nasi goreng diatas. Namun, dari gambar itu saya melihat banyak sekali hal, seperti adanya tangan2 kasar yang menanam padi, merawatnya hingga padi tersebut siap untuk diolah, ada juga petani sayuran yang membawa hasil sayurnya dari sebuah ladang kecil miliknya sebelum sampai kepasar dan kemudian sampai ditangan koki nasi goreng untuk dihidangkan. Masih banyak lagi komponen yang terlintas dalam pikiran saya, dan itu tidak hanya sebuah nasi goreng, namun itu merupakan sebuah proses yang sangat panjang dan melibatkan banyak perjuangan.

+++

Dari sepenggal paragraf diatas, kita dapat melihatnya dalam kehidupan sehari hari kita. Banyak orang yang cenderung hanya melihat ketika semua itu sudah mapang, sudah jadi, tanpa berusaha melihat prosesnya itu seperti apa sehingga menjadi seperti saat dia melihat, dan seseorang yang hanya melihat seperti ini, biasanya tidak akan mau untuk merawat serta berusaha untuk menjaganya. entah apapun itu kemasannya. Ini berbeda dengan seseorang yang berusaha untuk menarik nafas barang satu dua kali tarikan untuk sekedar memahami, kenapa bisa seperti ini? how they develop this thing until become so exciting?

Mungkin kalau kita bisa melihat pancaran cahaya itu semua, kita akan menjadi lebih bisa menghargai “thing” tersebut. Tidak hanya sebatas bisa mencaci serta ngomel tidak karuan, dikarenakan belum tentu kita bisa membuat itu semua menjadi sebuah hal yang sangat menarik.

terima kasih

Sebuah Ungkapan Hati


            Tepat tanggal 25, kebersamaan ini berusia 3 bulan….ya 3 bulan pertama kita, yang terisi dengan indahnya cerita cinta, canda tawa disertai dengan problemantika kehidupan yang datang silih berganti. Namun, itu semua tidak menjadikan kita patah arang, kalut, risau, serta goyah akan terpaan badai kehidupan yang selalu datang berganti tanpa memperdulikan bagaimana pedihnya perasaan kita.

            Karena kutahu dan kusadari, bahwa aku hanyalah satu dari sekian banyak kumbang yang terlalu beruntung, untuk dapat hinggap dalam mekarnya mahkota bungamu, kau peluk aku dengan harum mewangi, yang terpancar dari dalam kalbumu. Jika boleh aku berkata jujur, ku tidaklah pantas untuk dapat mengisi ruang kehidupanmu, hadir dalam setiap mimpi-mimpimu…,sekali lagi, aku terlalu beruntung dapat memiliki hatimu.

            Kita sepakat, walau kejadian yang menimpa kita berlangsung teramat cepat, namun kita akan senantiasa untuk saling belajar memahami dan mengerti. Ku yakin…., dalam relung hati kita yang terdalam, masih banyak pertanyaan yang mengganggu dan akan selalu menyembul ke permukaan dari indahnya cerita yang kita rajut dan kita renda bersama dengan campur tangan dari DIA pemilik indahnya rasa ini.  Selama ini, ku mungkin terlalu banyak menuntut dirimu, aku juga merasa bahwa ku masih terlalu egois, namun engkau tetap sabar dan berusaha menyenangkanku. Dan dengan segala keterbatasanku engkaupun rela menerimaku apa adanya tanpa syarat. Dan dengan teriring senyum yang selalu mengembang, engkau membukakan pintu hatimu serta selalu menyambutku dengan penuh ketulusan dan kelembutan hati.

            Seiring dengan berputarnya sang waktu, detik pun berganti menit, menit bergulir menuju jam dan jam pun berjalan kearah hari. Dan hari ini kau tergolek dalam panasnya suhu tubuh yang melebihi normal. Hari ini keceriaan yang selama  ini selalu menyertaimu hilang terbakar panas yang menyelimuti tubuhmu. Dalam ketidakberdaayanku, kuhanya bisa memberikan waktuku yang tidak berharga untuk menemani, untuk selalu bersama dan menjaga dirimu…, tanpa bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk membuatmu menjadi lebih baik. Sekali lagi aku hanya mempunyai waktu, waktu yang akan habis termakan oleh kejamnya hari, waktu dimana dia akan terus berjalan, pergi, menjauh, menjauh dan semakin menjauh sampai batas cakrawala kehidupan dan tidak akan pernah kembali.

            Saat hati dan jiwa ini telah terwarnai oleh kehadiranmu, raga ini telah hanyut terbawa jalur kehidupanmu. Rasa yang telah kutanam di dalam palung jiwaku ini, mulai bersemi oleh karena arti penting hadirmu dalam bingkai-bingkai kehidupanku. Ketika rasa ini semakin merona untuk menikmati indahnya rasa yang akan kita tempuh dan lalui bersama, engkau terbaring lemah tidak berdaya.

           Ketika engkau terjatuh, dengan segenap kekuatan yang melekat dalam rapuhnya diriku, ku akan menangkapmu, mendekapmu, memberikan sedikit kenyamanan dan akan selalu menunggu hadirmu dalam keceriaan. Didalam kegoncanganku, ku akan selalu menunggu sampai keriangan itu berkilau lagi dan kedua bulan itu, memancarkan indahnya sinar yang akan datang mengisi hari-hari kita. Walau waktu demi waktu yang akan datang silih berganti, tanpa akan ku ketahui kapan munculnya sinar dari kedua bulan itu, namun ku akan selalu menunggu dan akan tetap  menunggu.

            Saat ini DIA menghendaki kita untuk menerima indahnya rasa yang datang ini, ingin kita lebih membuka cakrawala berpikir dalam menyingkapi keluh kesah kehidupan. DIA ingin kita tabah dan rela dalam menghadapi semuanya, dan ku yakin DIA teramat sangat menyayangi kita.

            Di sudut indahnya matamu, dengan disertai derasnya butiran-butiran halus yang mengalir tanpa dapat aku hentikan, ku bersimpuh sembari menengadahkan kedua tangan kotor ini dalam indahnya doaMU, demi bersinarnya kembali dua bulan yang berada dalam kuasa mutlakMu, dimana hal tersebut teramat berarti dalam kehidupanku.

egoismesentris


Satu alasan saja, aku tidak mau menanggapi tantangannya. Ya, aku berusaha untuk menjaga perasaannya, jika dan hanya jika aku mengikuti ego ku, keinginanku, nafsu ku dan keras kepalaku, maka aku yakin itu semua akan berujung ke hal yang akan menjadi semakin tidak baik. tentu saja, orang yang hanya menonjolkan ego, maka akan mudah untuk “diserang” dan itu akan merugikan dirinya sendiri, dikarenakan publik akan menilai kita dari apa yang kita lakukan. Namun, alasanku sederhana saja, aku ingin menjaga perasaaannya.

apa itu sebenarnya Egoisme:

Qupte
Egoisme merupakan motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri. Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang dicintainya atau yang dianggap sebagai teman dekat. Istilah lainnya adalah “egois”
End Quote

Tentu saja dalam kehidupan kita ini, jika dalam bermasyarakat, berkomunitas jika kita tetap mempertahankan ego kita, maka komunitas itu akan memusuhi kita, ya dikarenakan sifat egoisme kita. Membentuk sebuah komunitas itu merupakan hal yang sangat susah, dan apalagi untuk mempertahankan serta menjaganya. Dan salah satu yang bisa menghancurkan ialah adanya Egoisme ini.

walaupun kadang apa yang saya rasakan itu sangat pahit, namun saya berusaha untuk selalu melihat diri saya sendiri, apakah memang benar jika aku harus berbuat seperti ini (sifat gol darah A :p), semua harus tersusun dan terencana dengan matang. Ketika keegoismean ini mulai mendekati saya untuk marah, kehilangan kontrol serta mengendalikan saya, maka saya akan cenderung untuk mematikannya, dengan kegiatan yang lain, seperti mencuci, makan makanan enak, atau sekedar window shoping di supermarket. Kalimat terakhir mungkin terdengar aneh, wiindow shoping di supermarket? Ya, saya sering berjalan mutar mutar diantara lorong2 etalase di Giant, Carefour ataupun Hypermart, berjalan dan terus berjalan sembari kadang tangan ini memegang dan menyentuh apa yang dipajang disana :D. itu saya.

nah bagaimanakah sih sebenarnya untuk mengontrol egoisme ini?

1. selalu  menyadari bahwa kita ini merupakan mahluk sosial, dimana kita senantiasa membutuhkan orang lain dalam kehidupan ini. jadi kalau kita senantiasa egois, dan disuatu saat kita memerlukan bantuan orang lain, maka akan banyak yang tidak akan membantu kita.

2. ketika kita berbeda pendapat, sebisa mungkin kita juga berusaha untuk menerima masukan dari orang lain, jadi janganlah mengagungkan pendapat kita sendiri, dalam artian ngeyel dimana nanti akan terjadi debat kusir yang tentu saja itu tidak baik.

3. Take and give, semua itu pasti ada siklus seperti ini.

4. berusaha untuk memahami bahwa kompetisi itu merupakan suatu hal yang sangat bagus untuk kemajuan kita, janganlah merasa rendah diri dan malu. jadi kan itu sebagai pelecut untuk maju.


Minggu kemaren saya pas pulang jogja, sembari menunggu kereta Bima yang akan membawa saya kembali lagi menuju ke ibukota, saya menyempatkan diri berjalan2 di malioboro, entah sudah berapa lama kaki ini tidak menapak santai di sore hari di kawasan malioboro. Di perempatan kantor pos Gede saya duduk sejenak sembari menikmati semangkuk kecil ronde seharga 4000 rupiah. Dijakarta saya sering makan dan minum ronde ini didaerah pasar minggu, namun tetap saja ronde yang dimakan di kota jogja lebih enak. entahlah.

“ronde”

Sembari menikmati ronde saya teringat sebuah bahilo yang terpasang di stasiun tugu, yaitu mendukung jogja bebas bau 2011, saya baru tahu kalau ada kegiatan positif ini, entah karena saya jarang memperhatikan jogja dengan lebih detail atau kah program ini kurang sound ke khalayak. Tentu saja, jika pada 2011 ini jogja bisa bebas bau hal itu akan menjadi sebuah prestasi yang sangat luar biasa, terlebih surabaya juga mulai bergerak untuk membersihkan daerahnya, dan tentu saja solo yang terus bergerak di bawah pak Jokowi. Sebuah program yang tentu saja harus mendapatkan dukungan dan sokongan dari masyarakat jogja dari semua elemen.

Akan tetapi 2011 tinggal menghitung bulan, tepatnya tiga bulan lagi tahun ini akan berakhir dan bau itu masih saja ada di malioboro. Saya hanya mengamati di malioboro saja malam itu, masih tercium aroma pesing yang menyengat, entahlah apakah para pelaku dan penggerak ekonomi di malioboro tidak mengetahui adanya program bebas bau itu? ataukah masih kurangnya kedisiplinan untuk menjaga kebersihan? entahlah.

“di stasiun Tugu”

Ronde itu pun semakin lama semakin habis, ingin menambah barang satu mangkuk kecil, namun hal itu tidak akan menjadi sebuah rasa yang spesial.
Saya sendiri sangat menginginkan jika hal itu bisa terlaksana, jogja bebas bau, walaupun realisasinya tidak bisa tahun ini, atau tahun depan barangkali, namun semoga saja bisa segera terlealisasikan.
Pukul 21.20 saya melangkahkan kaki ini menuju ke stasiun sambil tetap mencium bau pesing itu yang masih menyeruak dibeberapa titik, langkah kaki gontai ini tetap melangkah menyusuri jalanan yang hampir selalu ramai itu.

Kereta pun tiba pukul 22.10 menit dan kaki ini melangkah menuju gerbong 2 kursi 3D, segera ku meniup bantal untuk leher dan kemudian saya telah terlelap, mungkin malam itu saya sudah bermimpi jogja yang bebas bau.


Pena merupakan teman paling setia dalam kehidupan saya, dan karena pena pula saya bisa melakukan semua pekerjaan saya. Bagi saya,  pena merupakan hal yang paling berguna dan paling memberikan manfaat, karena saya tidak membutuhkan pedang maupun senjata untuk bertarung. cukup dengan Pena, mungkin seperti wartawan yang identik dengan Kameranya, Pena pun identik dengan saya. Dikarenakan pena merupakan barang yang sangat istimewa, maka saya pun selalu memilih pena yang pas dengan kebutuhan saya, pena lima warna: hitam, biru, hijau, merah serta pensil mekanik terbenam dalam satu kesatuan, tidaklah mahal hanya seharga 50 Yen saja.

“Not Just a Pen”

Pena sahabat ini telah menemani saya bertahun tahun lamanya, telah menjadi saksi beberapa proyek yang saya tangani dan menjadi saksi bisu nilai kuliah D saya. Saya untuk saat ini tidak akan bisa bekerja jika tidak ditemani pena 50 yen saya. Sebuah pena warna warni yang bisa menggoreskan berbagai macam warna dan makna. Entah sampai kapan saya akan berteman dengan Pena ini, 10 tahun lagi ataukah 5 hari lagi saya tidak tahu.

Tool ini telah melekat dalam diri saya, ketika pergi kemana pun saya bisa dipastikan juga akan membawa pena, kadang kalau tidak lupa membawa sebuah notes, ya ide itu kadang muncul ditempat yang tidak terduga dan mendadak, maka daripada itu kita memerlukan pena untuk mencatat.

walaupun sudah banyak teknologi untuk mencatat yang lebih canggih, namun pena tetap akan mewarnai hidupku, setidaknya sampai saat ini.


Sebuwah tim terdiri dari 5 orang, tim tersebut sangat kompak dan ketika harus mengeksekusi sebuah proyek pasti bisa menghasilkan produk yang sangat memuaskan, dengan kata lain, tidak pernah ada itu yang namanya gagal. Lima tim itu dipimpin oleh Bejo, seorang yang sangat berpengaruh untuk mengkoordinasikan semuanya, selain tentu saja cerdas.

Sudah hampir 5 tahun ini tim A itu selalu menjadi tim terbaik di perusahaan PMA asal Amerika itu yang mempunyai kantor di kawasan Rasuna Said.

Namun, suatu saat ketika proyek sedang sepi dan serta menurunnya load pekerjaan, ada kabar menyejutkan dari Bejo. Dia mendadak mengundurkan diri dari perusahaan yang telah bersamanya selama hampir 10 tahun. Seluruh staf perusahaan sampai level manajemen tentu saja sangat terkejut dengan kabar pengunduran diri Bejo ini, terlebih untuk anggota Tim A, mereka bagaikan anak ayam yang kehilangan induk, dan yang lebih parah lagi mati tidak mau hidup pun segan. Namun, keputusan itu tidak lagi bisa diganggu gugat. Efek domino pun segera terjadi, Tim A yang pada awalnya merupakan pasukan elit perusahaan itu pun kelimpungan serta tidak mempunyai taji lagi, dari empat anggota yang masih tersisa di ajukan untuk memimpin, namun sekali lagi tidak ada yang bisa menggantikan perang Bejo. Hancurlah tim A tersebut

Moral of the setori ialah:
Dalam sebuah tim kerja, komunitas, atau apapun itu, tidak bagus hanya menggantungkan semua nya kepada satu orang saja, semua harus mempunyai peran yang sama dan semua juga harus berkembang dengan sejajar, dengan kata lain perbedaan kemampuan itu tidak terlalu mencolok tajam. Jadi, ada baiknya jika dalam sebuah tim kita juga membentuk sebuah sistem yang selaras untuk kelangsungan kerja dari sebuah tim atau apapun itu. Dalam sebuah keberhasilan tidak ada individu yang hebat, namun disana ada tim yang hebat.

ths

(sumber foto: internet)

Gelo Kuwadrat


Pernah kah anda “Gelo” ?

Bukan terus manggut manggut tidak jelas, itu namanya Gela Gelo. Adapun bahasa Endonesa dari Gelo ini ialah kecewa. Dalam perjalanan hidup ini, sering kali kita dibuat kecewa, seperti, salah dalam menjawab sebuah pertanyaan, keliru dalam mengambil keputusan, kecewa ditinggal nikah, kecewa salah mengambil jurusan serta banyak hal lagi yang bisa membuat kita kecewa.

Namun, kadang kala kita mengalami kekecewaan ini berulang dalam tempo yang singkat, misalnya hari selasa kita diputus pacar kita, hari rabu nya blekberi baru kita kecelup air, hari kamis kita tidak kebagian jatah makan siang dari perusahaan. Nah hal ini tentu saja akan membuat kita semakin dongkol kepada diri kita, tentu saja rasa kecewa itu akan menumpuk dan kita akan menyalahkan nasib, kenapa aku kok sial.

Apa yang akan anda lakukan untuk mengobati kekecewaan anda? Coba kita tebak..eh saya tebak.

Seorang cewek, kemungkinan akan merenung di kamar, sembari menitikkan air mata tiada henti, mata akan sembab, menulis di diary terus mengirimkan ke  memory nya Yasika :p , bisa juga nafsu makan akan berkurang.

Seorang cowok, kemungkinan akan marah marah, membanting barang yang tidak jelas, menyalahkan nasib meneggak air keras (es batu :D)

Namun yang lebih penting ialah kita jangan sampai terjebak dalam kekecewaan itu sampai berlarut larut, cukup satu ato duwa hari saja. Setelah itu buka lembaran baru itu dengan kertas baru kalo perlu beli yang masih segelan.

“ah mas, kalo ngomong itu sih mudah, yang jalanin itu susyah..”

“lah kamu sendiri gimana kalo kecewa?”

Banyak dari kita memang akan memerlukan waktu untuk recovery yg cukup lama untuk mengobati kekecewaan hati, apalagi sampai bertumpuk tumpuk. Namun apakah itu akan membawa manfangat untuk kita? Tentu tidak lah, yang ada hanyalah kemunduran yang akan terjadi pada diri kita. Semakin kecewa dan terpuruk. Jadi ketika anda kecewa segera lampiaskan dan buanglah sejauh mungkin, untuk segera bangkit lagi. Ya seseorang bisa dikategorikan pribadi yang tangguh (baik itu cowok maupun cewek), dimana ketika dia menghadapi kekecewaan apapun itu kemasannya dia akan segera bisa bangkit lagi dan belajar untuk tidak jatuh ke dalam lubang yang sama.

Butuh pundak? Hehehehe..dengerin lagunya Tommy Page saja :p


saya pernah menulis mengenai masalah HAZOP (Hazard and Operability Study) kalau bahasa sederhananya ialah berpikiran negatif. kita perlu melakukan negatif think ini untuk menganalisa apakah desain kita sudah sesuai dengan standar, requirement maupun dari sisi safety. karena, jika kita berpikiran positif bahwa desain kita sudah aman, bisa diyakinkan nanti pasti akan terjadi kegagalan dalam desain.

kenapa sih kita melakukan berpikiran negatif ini, antara lain untuk menganalisa semua kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi (lebih baik mencegah dari pada mengobati). Nah bagi engineer, scientist (yg saya tahu) kita melakukan hal ini. jadi tidak selamanya berpikiran negartif itu buruk, tergantung konteksnya dimana (tidak bisa nggebyah uyah).

kita pun dapat melakukan ini dirumah, seperti ketika kita meletakkan tabung elpiji, mesti kita berpikir, kalau kita tempatkan di tempat yang saluran udara kurang baik maka akan bisa dimungkinkan meledak jika bocor (ini berpikir negatif untuk membuat pencegahan atas peristiwa yang mungkin akan terjadi), meletakkan colokan listrik pasti mikir kalao ditempatkan sembarang bisa disentuh putra putri kecil kita. ini hanya contoh sederhana dalam berpikiran negatif

jadi kita harus bisa tahu kapan berpikiran positif kapan harus berpikiran negatif.

sebuah analisis yang dilakukan ketika Project dieksekusi, biasanya ketika project mencapai 40%, 80% dan 100% biasanya akan dilakukan Hazop analisis. Namun kesepakatan ini bisa berbeda utk setiap project, dikarenakan kemauan dari klien sendiri. analisis ini dilakukan untuk memeriksa apakah dalam desain itu ditemukan potensi2 yang bisa menimbulkan kecelakaan, dalam bahasa sederhana ialah, kita berandai andai jika terjadi bahaya.

bagaimana caranya, dikarenakan saya menulis ini untuk keperluan sehari hari, maka simple saja. coba lihat ilustrasi dibawah ini :

pada gambar diatas, banyak sekali masalah Hazardous yang bisa timbul :
1. Kondisi ruangan pastilah panas, dikarenakan atap dari seng, walaupun ada AC
2. Peletakan AC juga tidak pas, dikarenakan ada kompor dibawahnya
3. Selang elpiji mempunyai peluang menimbulkan kebakaran
4. Penempatan beras juga tidak pas
5. Pintu dilist dengan karet.
6. Tabung elpiji seharusnya tidak ditempatkan diruangan tertutup dikarenakan jika bocor pastilah akan meledak akibat panasnya suhu ruangan yang dihasilkan oleh atap seng.
7.

nah, coba mas mas dan mba mba liat liat deh rumahnya, apakah ada potensi yang bisa menimbulkan Hazardous?
berandai andainya pun mudah :

Deviation = guide word + parameter

kebakaran = tidak ada ventilasi + LPG bocor atau udara panas + LPG bocor
perabot jatuh =  tidak ada pengaman + letak tinggi
terjatuh dari tangga = tanpa + handrail
kesetrum = tanpa pengaman + colokan atau tanpa isolator + kabel

dll

jadi sangatlah simple, dan ini mudah dilakukan dirumah. apalagi yang sudah mempunyai putra putri kecil, layaknya kita harus lebih aware tentang safety ini.
mari kita mengamati rumah kita masing2 untuk menciptakan rumah yang aman dan nyaman untuk ditinggali


“mas kok sampeyan bisa menulis to?”
“loh bukanya semenjak SD kamu sudah diajari nulis Le, pelajaran mengarang. lah saya sendiri juga tidak tahu, kenapa bisa nulis je Le :D.”

“loh itu nyatanya bisa menulis dengan sangat mudah, dan kalao saya lihat sampeyan itu bisa menulis sembari melihat televisi. sepertinya jarinya itu mempunyai mata.”
“halah semua orang pasti bisa melakukan itu semua. itu kan bukan sesuatu hal yang sangat luar biasa. lah wong cuman ngetik ga ngelihat saja kok hebat”

Saya menulis dikarenakan saya tidak ada pekerjaan, halah. Pada awalnya saya juga merasakan bahwa menulis itu teramat sangat susyah. saya masih ingat tulisan pertama saya, yaitu berjudul “matinya sebuah harapan”. Tulisan itu merupakan tulisan yang teramat sangat lucu bagi saya. Sebuah curhat colongan. Selanjutnya saya mencoba untuk menulis masalah yang agak keren, masalah energi, eh kok ndilalahnya ya cuma biasa saja, saya kirim ke kompas tidak dimuat. ah sial.

Namun, saya tidak pernah malas untuk sekedar mencoba menulis, dikarenakan dengan menulis kita akan bisa mengekspresikan diri kita serta kita bisa memberitahukan apa yang kita ketahui kepada orang lain. ya menulis dengan tema paling sederhana ialah mencoba untuk mendiskripsikan sesuatu. Masih bingung untuk memahami?

begini: bayangkan dihadapan anda semua ada wanita yang teramat sangat cantik, dan coba lah menuliskan mengenai wanita cantik tersebut. Saya yakin akan banyak sekali tulisan yang dihasilkan, seperti ada yang menulis coba kalau kamu menjadi pendamping hidupku, ada yang mendiskripsikan wanita tersebut mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut, dan pasti banyak lagi ide yang bisa keluar.

kadang dalam menulis kita perlu melihat sesuatu yang luar biasa. nah ketika kita melihat suatu peristiwa maka kita akan merekam itu semua, nah tinggal menuangkan kedalam sebuah tulisan.

mari menulis, kalo tidak menulis bagaimana pembaca bisa tahu peristiwa apa yang ingin kita sampaikan